Minggu, 21 Februari 2021

GERAK TARI KREASI

 
GERAK TARI KREASI

Tari adalah gerak tubuh seseorang secara birama yang dilakukan di tempat dan waktu tertentu untuk keperluan pergaulan, mengungkapkan perasaan, maksud dan pikiran.

Sebuah tarian sebenarnya merupakan perpaduan dari beberapa unsur, yaitu wiraga (raga), wirama (irama), dan wirasa (rasa). Ketiga unsur ini melebur menjadi bentuk tarian yang harmonis dan unsur yang paling utama dan membangun sebuah tarian adalah gerak.

Tari kreasi adalah bentuk gerak tari baru yang dirangkai dari perpaduan gerak tari tradisional kerakyatan dengan tari tradisional klasik. Gerak ini berasal dari satu daerah atau berbagai daerah di Indonesia. Selain bentuk geraknya, irama, rias, dan busanannya juga merupakan hasil modifikasi tari tradisi.


Bentuk tari yang lebih baru lagi misalnya tari pantomin (gerak patah-patah penuh tebakan), operet (mempertegas lagu dan cerita), dan kontemporer (gerak ekspresif spontan, terlihat tak beraturan tapi berkonsep).

Contoh: tari oleg tambulilingan, tari tenun, tari wiranata, tari panji semirang (Bali), tari kijang, tari angsa, tari kupu-kupu, tari merak (jawa), tari pattenung, tari padendang, tari bosara, tari lebonna (Sulawesi Selatan).

Pada garis besarnya tari kreasi dibedakan menjadi dua golongan, yaitu tari kreasi berpolakan tradisi dan tari kreasi baru tidak berpolakan tradisi (non tradisi). Berikut penjelasannya.

a. Tari kreasi berpolakan tradisi

Merupakan kreasi yang garapannya dilandasi oleh kaidah-kaidah tari tradisi, baik dalam koreografi, musik/karawitan, tata busana dan rias, maupun tata teknik pentasnya. Walaupun ada pengembangan tidak menghilangkan esensi ketradisiannya.


b. Tari kreasi baru tidak berpolakan tradisi (non tradisi)

Merupakan tari yang garapanya melepaskan diri dari pola-pola tradisi baik dalam hal koreografi, musik, rias dan busana maupun tata teknik pentasnya.


Tari kontemporer merupakan jenis tarian yang terpengaruh dampak modernisasi serta bersifat bebas dan tak terikat oleh ketentuan gerak sebagaimana pada tarian tradisional. Salah satu contoh tari kontemporer seperti tari Cak Rina karya Sardono W. Kusumo dan tari Yapong karya Bagong Kussudiarjo.

Sebagaimana tercantum dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata ‘kontemporer’ sendiri memiliki arti ‘pada waktu yang sama’ atau ‘masa kini’. Dengan begitu, tari kontemporer dapat diartikan sebagai tarian yang menggambarkan keadaan masa kini dan saat diciptakan memiliki ketentuan di luar dari tari pada umumnya.

Tujuan dari hadirnya tari kontemporer ternyata ada banyak ragamnya. Di antaranya untuk tujuan pendidikan, komunikasi, hiburan/reksiasi semata, dan arstistik yang bisa dinikmati seniman lain.
Meski gerakannya terkesan bebas, tari kontemporer juga memiliki ciri khas tersendiri. Berikut ini adalah ciri-ciri dari tari kontemporer:

  • Geraknya cenderung menentang kaidah-kaidah yang berlaku umum dalam tari tradisi maupun tari yang telah mapan yang berlaku dalam masyarakat,
  • Ekspresi yang dimunculkan adalah ekspresi pribadi bukan ekspresi komunitas tertentu atau etnik tertentu, dan tidak bersifatkan kolektif,
  • Sumber garapan gerak boleh bebas, namun sesuai dengan tema tari apakah bersumber dari tari tradisi atau pencaharian di studio tari,
  • Pola iramanya baik musik dan gerak tidak selalu bersifat ritmis dan melodis, malah sering lepas dari melodis dan ritmis,
  • Naskah atau konsep cerita yang diungkapkan melalui karya tari tersebut mesti yang berhubungan dengan masalah kemanusiaan yang kekinian,
  • Musik dan tari tidak menyatu dalam satu pola irama, namun menyatu dalam suasana. Musik merupakan bagian dari cerita tarian atau konsep garapan,
  • Durasi atau waktu pertunjukan apabila diulang selalu tidak konstan, begitu juga ekspresi penari, bentuk gerak dan tekanan atau aksennya pun tidak konstan,
  • Sulit untuk mengulangi pertunjukannya agar persis sama, dan tidak dapat dipertahankan keberadaanya dalam waktu yang lama.

TARI MODERN

Tari Modern

 a. Pengertian

Suatu bentuk tarian yang terbentuk dan berkembang sejak dari awal abad 20. Dilihat dari latar belakang sejarah, tari modern ini sebenarnya dipelopori oleh penari-penari dari Amerika Serikat dan dari beberapa negara dari Eropa Barat. Tarian ini keluar dari batasan-batasan yang kaku seperti tari Balet Klasik. Gerakan tari modern dipelopori oleh Isadora Duncan Pengertian, Ciri Ciri, Jenis Dari Tari Modern.


 b. Ciri-Ciri Tari Modern

1. Penggarapan yang kreatif

2. Tuntutan keasyikan

3. Kepuasan batin

4. Kekokohan solidaritas

5. Popularitas yang tidak menentu

6. Berbobot kreatif.

7. Ciri Khas yang dimiliki Tari Modern


Ciri khas gerak tari Modern

Ragam gerak tari yang didukung oleh para pekerja atau buruh biasanya berirama cepat, dinamis, dan romantis karena dilakukan di tempat terbuka dalam Pengertian, Ciri Ciri, Jenis Dari Tari Modern.


Ciri khas iringan, tata rias, dan tata busana tari Modern

Bentuk musik pengiring tari mancanegara, biasanya berupa alat-alat tradisional khas negara tempat tarian itu lahir atau pun alat musik modern untuk jenis-jenis tarian yang lebih baru. Tata rias dan busananya pun disesuaikan dengan ciri khas negaranya masing-masing dari Pengertian, Ciri Ciri, Jenis Dari Tari Modern.


d. Jenis Tari Modern

1. Balet

Balet berakar dari acara pertemuan ningrat Italia di masa pencerahan. Balet dikembangkan dalam bentuk ballet decour.


2. Tari Tango

 Merupakan tari pergaulan asal Amerika dan birama iramanya 2/4 atau 4/4, sedangkan temponya sedang.


3. Tari Flamenco

Termasuk tari pergaulan asal Andalusia Spanyol Selatan. Tarian ini diiringi gitar, tepukan tangan, hentakan kaki, dan seruan penonton.


4. Tari Salsa

 Adalah tarian berpasangan yang berasal dari Spanyol yang menggunakan irama delapan ketukan.


5. Tari Disko

 Adalah tarian pergaulan yang berasal dari Amerika Serikat pada tahun 1950-an.


6. Tari Waltz

Termasuk jenis tari berpasangan yang terkenal dengan birama iramanya ¾. Tarian ini berasal dari tari weller (tarian petani Jerman) dan tari Leander(tarian Austria).


7. Break Dance

Termasuk tari tunggal yang berasal dari kelompok pekerja Negro Amerika. Bentuk tariannya berupa gerakan patah-patah atau stakato dan bersifat akrobatik.


8. Tari Kontemporer

Tari kontemporer kembangan dikenal karena adanya pengaruh dampak modernisasi



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SENI LUKIS untuk Kelas IX SMP

  SENI LUKIS A. Pengertian Seni Lukis Dibawah ini merupakan beberapa ahli yang mengemukakan pendapatnya tentang pengertian seni lukis. 1. Ar...