Selasa, 02 Februari 2021

GERAK TARI TRADISIONAL(JawaTengah)

 




GERAK TARI TRADISIONAL
"JAWA TENGAH"

Pengertian Tari Secara Umum
Tari adalah gerak tubuh secara berirama yang dilakukan di tempat dan waktu tertentu untuk keperluan pergaulan, mengungkapkan perasaan, maksud, dan pikiran.

Pengertian tari menurut para ahli:
1. Menurut Soedarsono, tari adalah ekspresi jiwa manusia dalsm gerak-gerak yang indah dan ritmis.
2. Menurut Soeryodiningrat, tari adalah gerak anggota tubuh yang selaras dengan bunyi musik atau gamelan diatur oleh irama sesuai dengan maksud tujuan tari.
3. Menurut Suryo, tari adalah ekspresi subyektif yang diwujudkan dalam bentuk obyektif.
4. Menurut Drs. I Gede Ardika, tari adalah sesuatu yang dapat menyatukan banyak hal hingga semua orang bisa menyesuaikan diri atau menyelaraskan geraknya menurut caranya masing-masing.
5. Menurut M. Jazuli, tari adalah gerak-gerak tubuh yang selaras dan seirama dengan bunyi musik yang dapat digunakan untuk mengungkapkan maksud dan tujuan tertentu.
6. Menurut Suadarsa Pringgo Broto, tari adalah ketentuan bentuk-bentuk gerakan tubuh dan ruang.
7. Menurut Bagong Sudito, Tari adalah suatu seni yang berupa gerak ritmis yang menjadi alat ekspresi manusia.
8. Menurut S. Humardani, tari adalah ungkapan ekspresif dalam bentuk gerak yang ritmis dan indah.

Pengertian Tari Tradisional
Tari tradisional adalah suatu tarian yang berasal dari masyarakat suatu daerah yang sudah turun-temurun dan telah menjadi budaya masyarakat setempat.

Ciri Ciri tari tradisional
1. Dikembangkan secara turun menurun.
2. Diiringi dengan menggunakan musik tradisional.
3. Berkembang dikalangan masyarakat biasa/ rakyat jelata.dll

Contoh tari tradisional:
Tari Saman dari Aceh
Tari Baluse dari Sumatera Utara
Tari Piring dari Sumatera Barat
Tari Makan Sirih dari Riau
Tari Jaipong dari Jawa Barat

Jenis Tari Tradisional
A. Tari Klasik
Tari klasik adalah tari tradisional yang lahir di lingkungan keraton, hidup dan berkembang sejak zaman feodal, dan diturunkan secara turun temurun di kalangan bangsawan.

Ciri khas tari klasik:
1. Berpedoman pada pakem tertentu (ada standardisasi)
2. Mempunyai nilai estetis yang tinggi dan makna yang dalam
3. Disajikan dalam penampilan yang serba mewah mulai dari gerak, riasan, hingga kostum yang dikenakan.dan

Contoh tari Tradisional KLASIK
a. Tari Bedhaya
b. Tari Serimpi
Tati Srimpi
c. Tari Beksan Wireng
d. Tari Bondan
e. Tari Beksan Gambyong


B. Tari Rakyat / folklasik
Tari rakyat adalah jenis tari tradisional yang lahir dari kebudayaan masyarakat lokal, hidup dan berkembang sejak zaman primitif, dan diturunkan secara turun-temurun sampai sekarang.
Ciri-ciri khas tari rakyat:
1. Kental dengan nuansa sosial
2. Merujuk pada adat dan kebiasaan masyarakat
3. Memiliki gerak, rias, dan kostum yang sederhana.
Contoh tari rakyat:
a. Tari Lengger Banyumas
b. Tari Ebeg Banyumasan
c. Tari Kethek Ogleng dari Wonogiri
d. Tari Jlantur dari Boyolali
e. Tari Dolalak dari Purworejo
f. Tari Sintren dari Cirebon

o
C. Tari Kreasi Baru
Tari kreasi baru adalah tari klasik yang mengalami aransemen dan dikembangkan sesuai perkembangan zaman, namun tetap mempertahankan nilai-nilai yang dimiliki di dalamnya. Tari kreasi baru biasanya diciptakan oleh para pakar tari.
Ciri dari tari kreasi baru:
1. Terbentuk dari jenis tari tradisional dengan inovasi
2. Terdapat inovasi gerakan, tata rias, alat pengiring dan lagu pengiring
3. Properti yang digunakan lebih modern

Contoh tari kreasi baru dan daerahnya:
Tari Manipuren, Jawa Tengah







Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SENI LUKIS untuk Kelas IX SMP

  SENI LUKIS A. Pengertian Seni Lukis Dibawah ini merupakan beberapa ahli yang mengemukakan pendapatnya tentang pengertian seni lukis. 1. Ar...